Lompat ke isi

TOUR DE’ PANGALENGAN

16/12/2009

Gerbang Masuk ke Perkebunan Teh MalabarPerjalanan ke Pangalengan ini sebetulnya sesuatu yang tidak direncanakan secara matang alias rencana cadangan “Plan B” lah istilahnya, karena tujuan perjalanan sesungguhnya adalah Ujung Genteng seperti yang sudah direncanakan sebelumnya setelah turing ciwidey bisa dilihat disini http://yudipebriansyah.wordpress.com/2009/06/16/turing-ciwidey-with-the-lost-boy/

tetapi karena satu dan lain hal akhirnya perjalanan kembali diarahkan ke wilayah Bandung Selatan, mengingat kita para peserta turing ingin suasana sejuk pegunungan dan bukan pantai yang panas…..

oya… sedikit cerita tentang Pangalengan, mungkin akan memberikan sedikit gambaran.

Pangalengan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Pangalengan terletak di sebelah selatan Kota Bandung, dan terkenal akan beberapa objek wisata, seperti Situ Cileunca dan Kolam Pemandian Air Panas Cibolang.

Pangalengan juga dikenal sebagai daerah pertanian, peternakan dan perkebunan. Terdapat beberapa perkebunan teh dan kina yang dikelola oleh PTPN. Pangalengan juga merupakan daerah penghasil susu sapi. Pengolahan susu di daerah Pangalengan dan daerah Bandung selatan lainnya dikelola oleh KPBS (Koperasi Peternak Bandung Selatan).

singkat cerita akhirnya kami setujui untuk pemberangkatan hari sabtu tanggal 3 oktober 2009 di tikum biasa, deket RS Hermina Sukabumi jam 7 pagi.

Hari H jam 7 pagi di Tikum (Ttitik Kumpul) seperti biasa belom ada yg dateng, budaya ngaret masih di pake he…. akhirnya setelah satu persatu kumpul akhirnya jam 8 pagi kita berangkat menuju pangalengan

oya hampir lupa, peserta Rombongan di Tour Pangalengan ini ada 6 peserta, hampir sama dengan peserta Turing Ciwidey sebelumnya, minus Bro Handi dan diganti oleh Biker senior yaitu Bro Ujang

full tim dari kiri belakang: Iwan, Doni, dari kiri depan penulis(yudi), Dicki, Andri, dan Ujang.

tanpa ba bi bu seluruh Tim langsung tancap gas menuju arah cianjur dan bandung mengingat waktu sudah agak  siang…. perjnalanan sukabumi cianjur dilewati dengan biasa2 aja karna memang sudah sering dilewati, memasuki jalur cianjur bandung peserta rombongan mulai terpecah karena pada asik kebut2an sendiri dan ga inget kawan di belakang yang kedodoran he…

tapi ga masalah buat saya karna justru bisa menikmati pemandangan dengan leluasa tanpa pusing dengan rombongan yang lain, bahkan sempet foto2 di sekitar citarum hi.. hi…

di  Padalarang sebelum masuk ke cimareme akhirnya kita tunggu anggota rombongan yang tertinggal yaitu Bro Ujang n Bro Andri karena jalur cimareme yang padat jadi rombongan harus rapat agar tidak terpisah dan tersesat.

setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh plus diwarnai dengan kemacetan akhirnya kita memutuskan untuk istirahat trelebih dahulu di Pom Bensin daerah Soreang, deket Stadion Jalak Harupat. sekedar untuk minum dan ke toilet, serta sedikit evaluasi tentang perjalanan yang sudah dilewati…

setelah sedikit melepas lelah dan haus perjalanan kembali dilanjutkan kembali dan tentu saja dengan pemandangan kanan kiri jalkan yang cukup mengasikan seperti foto2berikut ini

jalan disebelah pemkab Bandung

jalan-jalan menuju Pangalengan ini luar biasa indah dan mengasyikan he…

setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang dari sukabumi sekitar 120 km akhirnya sampai juga di Kecamatan Pangalengan, Bandung Selatan dan hal pertama yang dillkhat adalah ini

ya ini lah dia gudang susu KPBS

tujuan pertama kami adalah objek wisata pemandian air panas Cibolang yang berada di tengah2 perkebunan teh Malabar, dari gernbang masuk Kecam,atan pengalengan kita mengambil arah ke kiri dan jarak ke pemandian air panas ini adalah sekitar 7 km, berkut foto2 sekitar perkebunan teh malabar yang luar biasa indah!! silahkan dinikmati

gerbang masuk ke perkebunan teh Malabar


dan yang paling indah menurut saya selama perjalan ini adalah Danau di tengah2 kebun Teh malabar, kehabisan kata2 dah liat pemandangan ini.  BTW ada yang tau ga danau ini namanya apa?

dan inilah jalan masuk ke pemandian air panas cibolang, jalannya agak jelek dari jalan utama yang tadi,  jadi kita sedikit ber-off road-ria, jaraknya kurang lebih 1,5 km dari jalan utama dan ini lokasinya berada di tengah2 kebun teh.

kita semepet salah masuk ke tempat ini, yang ternyata ini adalah lokasi pribadi dan bukan pemandian air panas, rupanya dari yempat ini masih beberapa puluh meter lagi he… malu euy…

dan inilah sedikit sudut pemandian air panas cibolang

ini adalah malabar tea corner, tapi sayang tidak ada petugas yang menunggui jadi kita tidak bisa mencoba teh produksi malabar….

ini adalah tenda-tenda pengungsi korban gempa bumi tasikmalaya, yang dampaknya juga sampai ke pangalengan, (ikut berduka cita)

dari pemandian air panas cibolang kami balik arah ke kota kecamatan untuk selanjutnya menuju Situ Cilenca, salah satu objek wisata yang ada di Pangalengan. dan ini sedikit dusut dari Situ Cilenca di balik kabut (karena waktu itu sudah sore dan cuaca sedikit mendung

di Situ Cileunca kami tidak terlalu lama, karena cuaca yang semakin buruk dan kabut yang semakin tebal, akhirnya kami memutuskan untuk pulang kembali ke arah Bandung, tetapi tidak lupa sedikit membeli oleh2 seperti Dodol Susu, Permen Susu, dan panganan-panganan khas Pangalengan yang berbahan dasar susu. sekitar jam 4 sore kami memulai perjalanan pulang dari Pangalengan, dan sempat di guyur hujan di jalan. dan kembali kami harus berhenti di Pom Bensin soreang dekat dengan Stadion Jalak Harupat! dan kembali melanjutkan perjalanan ke arah sukabumi sekitar jam 7 malam, dan akhirnya sampai ke rumah kami masing2 sekitar jam 10 malam.

TURING CIWIDEY, WITH THE LOST BOY

16/06/2009

PERSIAPAN

Turing ini sebenernya ga disengaja alias ga direncanakan secara matang, cuman sekedar ngobrol2 iseng sma temen2 di kantor dan pada akhirnya tercetuslah ide untuk jalan2 bareng, secara kita 6 orang cwo dalam satu kantor ga pernah jalan jauh bareng2.

Akhirnya pembicaraan difokuskan ke tempat wisata yang akan dituju, usul2 bermuculan mulai dari ke pelabuhan ratu, bandung, ujung genteng, ciwidey dll. Dari beberapa pilihan tersebut akhirnya diputuskan berdasarkan musyawarah untuk mufakat (he… kaya rapat anggota DPR aja) kita akan pergi ke ciwidey.

Kenapa harus ke ciwidey? Bukannya ke plb ratu or ujung genteng. Alasannya karena kita pengen nikmatin suasana gunung yang adem n dingin, klo plb ratu terlalu deket dari tempat tinggal kita semua (soalnya kita semua pada tinggal di sukabumi jadi masih dalam kota juga dong) n ujung genteng kita simpan dulu untuk perjalanan berikutnya (tunggu reportnya!!! Soon!!!!)

Akhirnya setelah berkali-kali rapat untuk menentukan hari H nya, dipilihlah tanggal 9 April 2009 untuk pemberangkatan. ya bertepatan dengan hari pencoblosan anggota legislatif dan direncanakan berangkat jam 5 subuh dari sukabumi, trus gimana dong nyoblosnya?? O iya ya…. Sempet terpikir untuk bablas aja ga usah nyoblos2 segala lah, tapi setelah dipikir2 sebagai warga negara yang baik dan untuk kelangsungan negara (…beeuuuhh… so iyeh…) akhirnya rencana berangkat tanggal 9 di majukan sehari menjadi tanggal 10 hari jumat. Fix….

Keputusan untuk memajukan hari pemberangkatan memang keputusan yang tepat karena pada tanggal 9 bertepatan dengan pencoblosan jadi saya terpaksa harus lembur di kantor untuk mantau penghitungan suara, coba klo ga di majukan gagal deh acara turing. masih hari kamis tanggal 9 sekitar jam 15.30 tiba2 HP saya bunyi dan ternyata ada sms, udah males buka sms takutnya dari bos di kantor suruh standby di kantor. Tapi ternyata bukan, saya liat ternyata dari Setyoadi HTML Bandung, dah lama juga ga pernah sms-an sama bro satu ini, coz terakhir klo ga salah pas saya buka thread di web nya HTML yang nyari anggota HTML di sukabumi dan bro ini lah salah satu HTML yg ada di Sukabumi, isi smsnya kurang lebih bahwa HTML Bandung lagi mau jalan ke pelabuhan ratu tapi di daerah Gekbrong ada salah satu motor yang trouble, skrup angin karburatornya ilang. Trus bro ini minta bantuan cariin di Sukabumi. Tanpa pikir panjang langsung saya berangkat n nyari skrup angin karburator dan berangkat ke Gekbrong. Akhirnya bertemulah dengan rekan-rekan HTML Bandung untuk yang pertama kalinya, maksih bro2 HTML bandung yg udah baek nerima saya, terutama bro Tyo yang pada akhirnya bisa ketemu muka juga he….

Image012

HTML BANDUNG

HTML BANDUNG

selesai memperbaiki motor yang trouble kira2 jam 17.30 kita jalan bareng ke arah sukabumi, dan di pom bensin sebelum sukaraja rombongan berhenti untuk isi bensin tapi saya langsung izin untuk duluan coz malem itu juga harus kembali ke kantor coz tugas mantau penghitungan suara belum selesai… fiiuuhhh….

selesai dari kantor sekitar jam 10 malam lansung pulang n sms-an sama temen2 untuk rencana berangkat besok pagi.

PEMBERANGKATAN

Jam setengah 5 pagi udah bangun mandi dan solat tapi belom sempet sarapan cuman segelas kopi susu saja coz janjian ketemu di Tikum (titik kumpul) jam 6 pagi jadi musti buru2. setengah 6 setelah pamitan sama ibu n istri tercinta juga sama si junior yang baru berumur sebulan (kasian juga si ninggalin si junior) akhirnya putar gas menuju tikum yg berjarak + 6 km dengan kecepatan sedang, coz masih pagi jalan masih kosong. Sampe di tikum yaitu di RSIA Hermina Sukaraja ternyata belom ada satu ”mahluk” pun yang menampakan batang hidungnya. Nunggu bentar akhirnya mulai kumpul dan sebelum berangkat kita sarapan dulu nasi kuning deket Tikum situ sambil nunggu satu bro lagi yg belom datang. Tepat jam 7 kita berangkat dengan kekuatan 5 motor terdiri dari :

Bro Dicky + boncenger == Mio 2006

Bro Doni + boncenger == Vario 2007

Bro Handi + bro Iwan == Mio Soul 2009

Bro Andri == Honda Astrea Tahun 90 an (motor paling tua)

Saya sendiri == Honda Tiger Revo 2007

Perjalanan antara sukabumi cianjur dilewati dengan mulus tanpa hambatan sedikitpun, apalagi waktu itu suasana masih pagi dan liburan pula jadi lumayan sepi ditambah lagi cuaca yang sangat cerah, mudah2an se terus cerah smpe sore. Lewat cianjur perjalanan mulai ramai dengan mobil dan bis-bis luar kota, mungkin pada mau liburan kali ya, masuk pasar ciranjang rombongan berhenti dulu karena bro andri dan bro iwan belom pada sarapan (telat sih tadi pas kumpulnya) kesempatan ini saya manfaatkan juga untuk beli air minum persediaan di jalan juga ngencengin breket box belakang yang aga kendor, sekaligus evaluasi perjalanan sukabumi smpe cianjur yang ternyata saya di protes oleh rombongan, soalnya saya ambil posisi didepan, Vj (vooridjer) lah ceritanya. Katanya saya terlalu cepet padahal kecepatan cuman 60 Kpj. Binun euy apa mungkin yg ngikutinnya bebek semua kali ya… ngikutin macan jadinya kewalahan he….

Lanjut dari ciranjang saya ambil posisi di belakang, sweeper ceritanya he… takut di protes lagi soalnya. Masuk citarum perjalanan mulai aga membosankan buat saya karena bayangin aja kecepatan rombongan waktu itu cuman 50 Kpj ga percaya nih fotonya…

Image015

Akhirnya saya usulkan ke yang didepan klo ga salah bro Dicky untuk menambah kecepatan. Masuk cipatat kecepatan mulai nambah jadi 65 Kpj, lumayan lah. Buat meliuk-liuk di tikungan tagog apu jadi lumayan mengasikan apalagi jalanan masih sepi. Ga lupa juga sedikit fto2 sekitar cipatat..

Image029

Image034

Image037

Image039

Image043

Masuk padalarang jalanan udah mulai ramai, sehingga konvoi sedikit terganggu, lewat lampu merah padalarang belok kanan arah cimareme kemudian belok kanan kembali masuk ke Pusdiklat TNI (klo ga salah) daerah batujajar, dan sempet kena macet juga di sekitar pasar, sehingga perjalanan sedikit tersendat, masuk ke daerah deket stadion jalak harupat kita berhenti dulu di Pom bensin untuk istirahat dan isi bensin, tapi si Tigi sih ga ngisi bensin secara Tigi kan temboloknya gede (tangki bensin) n tadi sebelum berangkat udah di kasih minum banyak jadi aman deh…. selesai isi bensin istirahat bentar n langsung berangkat lagi menuju ciwidey….

Image055

Masuk daerah ciwidey sekitar jam 10 pagi, lalu lintas sekitar lumayan ramai mungkin musin liburan juga jadi banyak pelancong2 seperti kami2 ini. Jalan Ciwidey yang relatif mananjak memaksa rombongan terpecah karena memang untuk motor2 kecil seperti Mio n Vario rada lumayan berat lah dengan tanjakan ini jadi saya dengan Tigi maju kedepan sekaligus juga menkmati pemandangan sekitar yang indah banget….

Image089

Image091

Image064

Image069

Image076

Image077

Image086

Sekitar setengah jam kemudian sampailah kami di depan gerbang Kawah Putih, suasananya masih lengang jadi kami memutuskan untuk istirahat sebentar sebelum masuk ke objek Wisata Kawah Putih sambil makan batagor kita review perjalanan tadi sekaligus objek wisata mana saja yang akan kita datangi di Ciwidey ini. Ga terasa setelah selesai makan batagor suasana di seitar gerbang sudah mulai padat oleh antrian mobil2 yang akan masuk ke Kawah Putih.

Image092

Setelah menyelesaikan transaksi dengan tukang batagor (he… bahasanya transaksi…) kita masuk ke ke Gerbang dengan terlebih dahulu membeli tiket perorang seharga 10.000 dan parkir 2000 lumayan lah… ternyata dari Gerbang Kawah Putih ke lokasi kawah nya itu sekitar 3 KM lagi dengan jalan yang menanjak dan aga jelek di 1,5 km terakhir.

Image096

Image097

Image098

dan ini bagian yg jeleknya

Image101

Image102

Ada kejadian lucu dan aneh sebagai hasil dari koordinasi yang tidak berhasil…. begini ceritanya.. setelah perjalanan dari gerbang kawah putih meuju lokasi kawah putih saya, bro Dicky dan bro Doni sampe duluan dengan meninggalkan Bro handi dan Bro Andri di belakang. Setelah selesai parkir kita menunggu kedua Brother kita yang tertinggal dibelakang sambil ngobrol ngalor ngidul… lima menit, sepuluh menit dan setengah jam sudah berselang tak kunjung datang juga kedua bro kita ini, rasa khawatir mulai timbul jangan2 mogok ne atau ga pecah ban lah… soalnya tadi jarak kita tidak terlalu jauh jadi klo pun ketinggalana ga akan smpe selama ini. Ga berapa lama kemudian bro Handi yang berboncengan dengan bro iwan muncul dengan muka yang cemas dan bingung, rupanya mereka juga ditengah jalan menunggu Bro andri yang ga muncul2 … akhirnya saya memutuskan balik lagi ke bawah untuk melihat kondisi bro Andri takutnya dia mogok (secara dia pake motor tahun jeboot banget) atau paling parah di celaka (amit…amit deh…) smpe dibawah ternyata tidak ada sekitpun ”penampakan” dari bro satu ini, saya sempet keliling2 di gerbang n tanya ke tukang tambal ban barangkali ada yg nambal tapi g ada juga. Akhirnya saya nyerah dan balik lagi keatas… jangan tanya!! knapa ga coba di telpon atau sms, karena di daerah kawah putih ini sama sekali tidak ada sinyal telepon… kita udah telpon dan sms berkali2 juga ga nyambung2, aneh banget deh… akirnya kita berkesimpulan mungkin dia dpt telpon dari rumah n disuruh cepet pulang karena darurat ga smpet ksih tau kita… (kan sinyal telpon g ada gimana seih… ah tau deh bodo amat) atau mungkin dia salah arah n akan nunngu kita di Situ Patenggang, tujuan wisata selanjutnya setelah kawah putih (mudah2an). akhirnya daripada acara kita gagal total karena ”hilangnya” temen kita yg satu ini kita putuskan untuk melanjutkan wisata dengan perasaan yg mengganjal… (nanti ketauan sebabnya… tggu aja kelanjutannya…)

Image105

Image113

DSC00895

Selesai dari Kawah Putih kita langsung turun dan menuju Situ Patenggang, perjalanan menuju Situ Patenggang ini benar2 mengasikan karena melewati Perkebunan Teh RancaBali yang sangat indah ditambah jalanan yang mulus dan berliku wuiihh… kaya sirkuit MotoGP dengan latar belakang kebun teh.. he…

Image121

Image126

Image128

Image129

Sampe Situ Patenggang kita cari makan dulu, secara udah jam satu lebih n perut udah keroncongan, dipiihlah warung pinggir danau yg lumayan kecil, karena kondisi badan yang cape ditambah perut yang laper makanan pun tandas dengan cepatnya…..

DSC00930

nih yang paling laper

DSC00934

Perut kenyang, badan lumayan seger, apalagi ni yang bisa bikin tambah enak… ah… akhirnya usul bro Dicky untuk menikmati keindahan situ patenggang secara lansung dengan naik perahu menjadi pilihan selanjutnya… akhirnya sewa satu perahu untuk 7 orang kena harga 100 rebu, lumayan puas muter2 danau n sempet ke batu cinta yang konon katanya klo pasangan yg kesini maka cintanya akan langgeng (au deh.. bener pa ngga)

DSC00940

DSC00952

DSC00956

Selsai menikmati keindahan situ patenggang langsung balik lagi kearah pemandian air panas Cimanggu, pemandian air panas ini termasuk nyaman karena lokasinya yang dipinggir jalan dan juga lingkungan sekitarnya yang sejuk karena berada di Kaki gunung yang rindang dengan pepohonan. Tapi yg sedikit disayangkan aernya warnanya ijo kaya cingcau he… tapi yang penting panasnya itu loh… yang bikin maknyooossss…!!!! rontok semua kuman2 di badan. Btw di pemandian air panas ini yang mandi cuman saya, bro dicki dan bro handi yang lainnya se ga punya nyali buat berendem di air panas….

DSC00991

DSC01002

DSC00992

Ga kerasa waktu sudah menunjukan jam 4 sore, artinya kita harus cepat2 pulang supaya tidak terlalu malem sampai ke sukabumi. Setelah selesai beres2 baju n sedikit belanja oleh2 akhirya kita meluncur kembali ke daerah ciwidey… sampe daerah ciwidey kita berhenti di Pom bnesin untuk isi bensin bebrapa motor yang emang temboloknya kecil2 coz si tigi sih anteng2 aja ga ngisi2 bensin, orang pas saya liat cuman tekor seperempat tangki lumayan irit juga neih …

Di pom bensin inilah akhirnya terjawab semua teka-teki dan misteri tentang hilangnya teman kita yang satu itu (bro andri) karena ternyata didaerah ciwidey bawah ini sinyal telepon sudah ada lagi, so bro Doni menghubungi bro andri dan ternyata beliau ini sudah sampe sukabumi dan sedang enak2 nya di pijit… alammmaaakkk…… beuh… kta disini yang khawatir sama beliau ternyata lagi enak2 di rumah…. kurang asem……

cerita punya cerita ternyata penyebab ”raibnya” bro andri ini adalah karena pada waktu di gerbang kawah putih temen kita yang satu ini bukannya mengikuti rombongan masuk ke area kawah putih, tapi malah celngak-celinguk nyari2 n dikira rombongan pada berangkat ke situ patenggang, jadilah bapak yg satu ini nyusul ke situ patenggang yg padahal dia sendiri kaga tau jalannya kemana… busyeettt dah… n akhirnya beliau karena g tau rombongan ada dimana memutuskan untuk balik lagi ke skabumi dengan tanpa berekreasi terlebih dahulu… ampun.. dah…. jadi cuman nganter doang…, rupanya si bapak ini ga memperhatikan waktu kita briefing sambl makan batagor di depan kawah putih itu…n karena dia parkir di seberang jalan jauh dari rombongan. tapi ada hikmah dari kejadian ini yaitu :

1. jangan pernah briefing kalo lagi makan batagor;

2. jangan pernah parkir jauh2 dari rombonan;

3. jangan pernah rekreasi ke tempat yg ga ada sinyal teleponnya;

4. kalo ga tau mau kemana mending balik lagi aja ke tempat asal (ke rumah) he….

akhirnya setelah mengetahui informasi bro andri sudah sampai di rumah kita sedikit tenang sekaligus juga dongkol (awas siah andri isukan rek di jejeleh ku aing di kantor…..he….) dan melanjutkan perjalanan dengan hati riang gembira…….

akhirnya rombongan sampai lagi ke kota sukabumi setelah menempuh jarak kurang lebih 190 km dengan zero accident tapi dengan kehilangan satu peserta rombongan, sekitar jam 8 malam dalam keadaan selamat amiinn…..

next turing… UJUNG GENTENG

(nyiapin tambang buat ngiket bro andri<the lost boy> supaya ga nyasar lagi….)

review foto2

DSC00923

DSC00926

DSC00904DSC00937

ini dia si anak hilang (the lost boy)… gara2 parkir terpisah dari rombongan tuh…

Image093

DSC00964

(atas) pulau di tengah situ patenggang….

DSC00989

ada yang tau ga ni buah apa????

Image131

Gerbang Pekebunan teh Ranca Bali

Image127

Image120

Image142

mejeng dikit aaah……

PULKAM KE PELABUHAN RATU

11/05/2009

PERSIAPAN
Ini sebenernya bukan turing, coz pengertian saya klo turing tuh menempuh perjalanan jauh n persiapannya juga macem2, ini mah cuman jalan2 kecil aja, ngelurusin urat kaki n tangan skalian cuci mata he……..
begini ceritanya bro
tanggal 7-9 maret kemarin adalah libur panjang yg sayang banget untuk dilewatkan begitu saja tanpa ada aktifitas apa2, tapi bingung juga awalnya mau ngapain, temen2 pada g da, tinggal gw ja sendiri. Setelah pikir kanan kiri (kaya belok aja kanan kiri he…) akhirnya berencana untuk kepuncak coz dah lama juga ga pernah kesana, tapi stelah dipikir2 lagi libur panjang kaya gini puncak pstinya macet banget n bakaln ga menkmati perjalanan deh klo macet gtu, karena niat awalnya perjalanan ini pengen santai dan menikmati perjalanan gtu, dan ternyata emng bener macetnya abis2an (tau dari berita TV). Akhirnya mikir lagi deh n mutusin untuk ke pelabuhan ratu aja lah, jalannya juga enak n pastinya ga bakal macet juga. Setelah tujuan dipastikan, untuk memastikan perjalan ini menyenangkan dan tanpa gangguan hari sabtu pagi si tigi saya servis dulu ke ahass sekalian cek rem belakang yang bebrapa hari kebelakang ini sering bunyi kya ada tikus kejepit, mungkin kotor coz sepulang kerja sering ujan jadi aga seret tuh kampas rem, kelar servis pulang ke rumah trus pasangin box e45 plus sidebox korea saya tempelin lagi, coz kemaren2 boxnya saya lepas krna istri lagi hamil n dia susah naek katanya (demi istri ngalah aja tigernya cupu lgi he…)
pas lagi pasang box tiba2 istri saya tanya “mo kemana? Ko box nya dipasang lagi….” duuh… lupa dari kemaren rencanain jalan2 tapi surat ijin jalan dari istri belom ngantongin gawat nih… akhirnya dengan nada sedikit merayu saya bilang ke istri klo bsok pagi mau jalan2 lempengin kaki n urat2 yg tegang kan sayang lolibur g kemana2 lagian mo ngajak dia juga kan lagi hamil gede jadi kasian di jalan, tapi akhirnya setelah mengeluarkan jurus2 rayuan maut akhirnya ijin keluar juga he…. lega deh… tapi banyak syratnya bro.. macem2 dah ….

HARI H
Stelah semalem mikirin jalur yang akan di lalui besok antara lewat jalur cikidang atau lewat jalur cikembar, akhirnya diputuskan saja untuk lewat jalur cikembar, karena rencanya jalur cikidang mo di lewatin pas pulangnya….
Tepat jam 8 pagi hari minggu setelah semua persiapan selsai dan sarapan kopi n sedikit jajanan pasar akhirnya motor dipanasin trus pamitan ke istri, calon anak saya yg masih di kandungan n berusia 9 bulan, dan terakhir tentu saja sama ibunda tercinta, akhirnya injek gigi satu jalan perlahan menyusuri gang menuju ke jalan raya, sempet say hai sama tetangga2 kanan kiri dan akhirnya masuk ke jalan raya. Untuk mengawali jalan2 ini saya ga mo buru2. o iya sebelum lanjut baca lupa ngasih tau kalo posisi saya ada di cisaat kabupaten sukabumi jarak tempuh antara cisaat-pelabuhan ratu adalah sekitar 65 KM, jadi klo liat jarak tempuh yang cuman segitu ini cuman layak disebut jalan2 he… balik ke cerita perjalanan dari cisaat saya ambil arah ke kota sukabumi yg dari cisaat cuman berjarak 8 km, kecepatan saya panteng cukup 40-50 km/j meskipun jalanan relatif sepi oleh kendaraan karena lebih banyak didominasi oleh orang2 yg lari pagi n olahraga, masuk kota sukabumi saya ngelewatin tengah kota karena mau mampir ke rumah mertua dulu, nyimpen dlu barang2 yg dititipin istri, kelar dari rumah mertua saya langsung masuk ke jalan lingkar selatan sukabumi, jalan ini sangat terkenal di kota sukabumi karena selain lebar dan lurus juga banyak resto2 sepanjang jalan yang menawarkan makanan yang murah meriah ditambah dengan suasana pemandangan persawahan yang asri, klo malam minggu jalan ini juga jadi pusat kongkow anak muda dan juga bebrapa ada yang suka balapan liar disini.

Keluar dari jalan lingkar belok kiri masuk ke jalan pelabuhan 2 atau ngetrend dengan sebutan ”Pelda” di Pelda ini lalulintas aga ramai karena mungkin banyak juga yang akan berwisata ke peabuhan ratu, karena jalan ini pasti dilewati oleh orang yang akan ke pelabuhan ratu dari arah bandung, cianjur dan kota sukabumi sendiri. Di pelda ini meskipun aga ramai tapi saya bisa sedikit buka gas sampai 70 kpj, sedikit tersendat ketika memasuki terminal lembursitu karena udah mahfum lah klo terminal tuh ladangnya macet, karena kelakuan angkot n pa ogak yg ga teratur, terpaksa deh stebel bebrapa kali tereak ngusir angkot yg ndablek…. he…. lepas dari terminal lembursitu jalan lurus n mulus kira2 3 km lah sampai dengan perbatasan antara kota sukabumi dengan kabupaten sukabumi, saya suka banget jalur ini karena diujung pas deket perbatasan antar kota dan kab. ada dua tikungan yang bisa bikin motor sedikit bergoyang dan meliuk kana kiri asik banget dah….. selain juga pemandangan sebelah kanan yang penuh dengan persawahan yg sedang hijau.

Lepas dari kota sukabumi masuk ke kabupaten disuguhi oleh aspal jalan yang sedikit kasar, sayang banget memang padahal ini jalur utama menuju pelabuhan ratu yang merupakan ibu kota kabupaten sukabumi. Masuk jalur ini memang mengasikan karena dikanan dan kiri jalan teduh oleh pepohnan besar yang rindang jadi cukup membuat udara sejuk dan segar. Sekitar 15 menit setelah meninggalkan kota sukabumi akhirnya masuk daerah cikembar pertigaan menuju plb ratu yang menghubungkan antara jalan yang dari arah kota sukabumi dengan jalan yang arah dari cibadak. Dicikembar ini uga sedkit macet karena memang sekarang cikembar udah rame dengan pasar dan termina bayangan, tetapi lewat dari cikembar dimulailah jalan yang aga sempit dan berkelok2, tapi memang inilah yang dicari dalam perjalanan ini yaitu liukan2 jalan yng membuat badan ini jadi sedikit lentur karena mengikuti kontur jalan yg meliuk2. sekitar sepuluh menit sampailah di PLTA Ubrug, ya mungin teman2 sudah hapal lah PLTA ini karena klo boleh saya bilang PLTA ini unik karena pipa aluran air yang menuju turbinnya melintasi jalan jadi jalan raya ada diatas pipa air tersebut. Berikut foto2nya



Oya sepanjang perjalanan tadi saya lihat banyak sekali pengendara vespa baik yang ke arah plb ratu searah dengan saya ataupun yang dari arah pelbhn ratu menuju sukabumi atau cibadak, selidik punya selidik ternyata di plb ratu sedang ada acara ulang tahun salah satu klub vespa, ah menarik juga nih, pasti rame disana. Tapi yang bikin saya bingung banyak dari vespa2 tersebut yang ga safety bos, ada yg pake gandengan, trus ada yang nempelin segala macem barang di vespanya mulai dari panci, wajan tapi semuanya yg udah rusak, trus ada lagi yg pake rumah2an, orang2 bilang se ”vespa gembel” katanya, wah gila juga ga kena tilang tuh vespa, gimana nih pak pulisi dari sisi safety n aturan harusnya ditindak ne… Sayang ga sempet difotoin tuh vespa2. saya liat juga bebrapa rombongan ada yang dari bogor n jakarta,

Kembali ke cerita perjalanan…….. setelah berhenti sebentar di ubrug untuk foto2 lanjut lagi menuju daerah bantar gadung di daerah ini sempet nyalip rombongan club yg lagi turing, liat plat nomornya se kayanya dari bogor, sedikit tet tot tet tot sama sweepernya n di kasih kode untuk menyalip. Lumayan panjang juga ada sekitar 10 motor lebih lah..
Lepas bantar gadung masuk warungkiara jalan aga rusak dibebrapa bagian bahkan saya sempet terperosok ke lubang yang ada ditengah2 dan lumayan kebanting tuh sokbreker depan, setelah dicek ternyata gpp, lanjut lagi sekarang udah masuk daerah karet munding, disebut karet munding karena disini dulu ada pohon karet yang berukuran besar, kurang lebih sebesar kerbau dan sedikit menjuntai ke jalan, makanya disebut karet munding, klo diartikan secara bebas artinya pohon karet sebesar kerbau. Disini jalannya asik banget, kerana selain berkelok-kelok juga di sisi kiri dan kana jalan penuh dengan pohon karet yang rindang sehingga suhu udara yang waktu itu cukup terik tidak terasa panas karena terhalang oleh rindangnya pohon karet, sedikit istirahat di pinggir jalan sambil minum pocari….


Lajut terus menuju citarik, sampai citarik udara udah kerasa panas banget karena memang pantai pelabuhan ratu sudah tidak jauh lagi kira2 3 km lah. Lewat citarik masuk ke daerah Bagbagan, itu loh yang ada jembatan gantungnya yang enuju ke ujung genteng… lewat bagbagan sambil jalan sempet kepikiran klo jalur pulangnya nanti lewat bagbagan situ coz jalurnya enak bangte berbelok2 meskipun jalannya sempit n pemandangannya juga lumayan, terus lewat kiara 2 belok kiri muter ke lengkong keluar dari pengleseran belok kiri menuju kota sukabumi. Itu rencananya tapi liat aja nanti… ga kerasa akhirnya sampai juga diperempatan pelabuhan ratu ambil arah kiri yang melewati tempat pelelangan ikan, sambil jalan kepikiran juga untuk belok kiri lagi mampir ke pelelangan ikan, akhirnya tanpa pikir lagi motor saya arahkan ke kiri masuk ke pelelangan ikan, bau amis ikan yang menyengat menjadi ciri khas yang ditemukan, wah pangling juga ne masuk keplenagan ikan, kenapa pangling? karena sebenarnya alm. papa saya dulu adalah orang pelabuhan ratu juga dan udah sering wara-wiri di pelelangan ikan ini karena sempet jadi nelayan juga he…. dan waktu kecil saya sering diajak kesini, jadi bisa dibilang nostalgia lah… selain juga karena kaka2 saya dan paman bibi juga masih tinggal di pelabuhan ratu. Nih fotonya si tigi dengan latar belakang perahu2

Kelar dari situ lanjut menuju arah pantai ke cisolok cukup rame juga pelabuhan ratu hari itu, secara hari libur gtu loh… sekitar Smudera Beach Hotel sempet papasan dengan rombongan harley, tapi sayang mereka aga kurang safety bro, udah jalan ditengah dengan kecepatan tinggi pula mana jalannya sempit sampe2 saya hampir keserempet sama salah satu harley nya, yah mo gimana lagi cuman bisa usap dada aja nasip….. nasip…….. lewat SBH masuk ke citepus aga sedikit macet dan banyak motor2 vespa yang sayah2 bentuknya dan setelah lewat oo…… ternyata disini toh tempat ultah club vespa itu, pantes rame banget n macet, selamat ultah deh buat bro2 vespa tetep safety ya bro….

REPORT PULANGNYA

Kelar keliling-keliling pantai karang hawu sampe cisolok sayan putuskan untuk makan siang dulu, karena perut udh melilit banget, pantes udh stengah 11 siang mana tadi sarapan kopi doang ma kue2, akhirnya saya putuskan untuk kembali kearah citepus karena waktu lewat tadi keliatan sama pinggir mata ada warteg yg masih lengkap masakannya, akhirnya makan siang kelar juga dengan menu yang selalu bikin saya kangen pelabuhan ratu (my second home) yaitu goreng ikan layur n cumi plus sambel yg sangat pedas dan panas (baru keluar dari penggorengan bro) mmmmmmmm……….. yummyyy, lanjut perjalanan tadinya mau mampir ke rumah sodara2 yg di deket rumah sakit pelb ratu, tpi istri telepon supaya jangan lama2, ya sudah balik ke arah perjalanan pulang… tapi sebelumnya foto2 dulu di depan mesjid agung plb ratu..



Rencana awal pulang akan lewat cikidang harus diurungkan karena dapet info dari istri klo sukabumi kota ujan gede, akhirnya atas pertimbangan keselamatan klo lewat cikidang ujan2 kan bahaya banget bro, jalannya naik turun abis2an, jadi kembali menggunakan jalur keberangkatan yaitu lewat cikembar lagi, perjalanan pulang cukup rame juga karena beriringan dengan rombongan2 vespa yang pada mau pulang. Di citarik berhenti sebentar beli oleh2 untuk istri (salah satu syarat di ijinin jalan2 tp plng bwa oleh2) karena yang lagi banyak dipinggir2 jlan adalah sawo jadi buah sawo lah yang saya bawa utk oleh2, 20 ribu dapet 2,5 kg enak lagi bro manis2 he….

Oleh2 sudah, langsung tancep gas ke arah pulang, n sekitar jam 2.30 siang sampe lg di cisaat dengan selamat meskipun sedikit keguyur hujan….
total perjalanan sejauh 165 km dengan rata2 kecepatan 70 kpj
ah…… lumayan juga perjalanan ini sedikit bikin badan jadi fresh lagi…
buat bro2 thanks udh baca ……….

PEMBUKAAN

08/05/2009

SELAMAT MENIKMATI ISI BLOG INI

SEMENTARA MASIH DALAM PROSES………

Halo dunia!

08/05/2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.